Our Blog

Perhatikan 7 Tips Ini Sebelum Anda  Memilih Ban Motor

Perhatikan 7 Tips Ini Sebelum Anda  Memilih Ban Motor

sumber gambar : http://www.starjogja.com/2017/10/04/musim-hujan-datang-jangan-lupa-perhatikan-kondisi-ban-anda/

Ada kalanya motor yang kita beli harus mengalami fase mengganti ban. Biasanya hal ini dilakukan karena ban sudah kurang cocok digunakan dan kurang bertenaga. Atau bisa juga karena alurnya habis atau biasa disebut “gundul”.

 

Pada momen ini, Anda harus segera ganti ban motor Anda. Tapi tidak asal datang ke bangkel dan sembarangan memilih ban. Sebelum mengganti ban, sebaiknya Anda perhatikan tips-tips berikut ini.

 

  1. Pemilihan Ban Kering dan Basah

 

Ada tiga jenis tipe ban motor yang bisa Anda pilih. Pertama adalah tipe ban kering (dry). Tipe ban kering adalah tipe ban yang punya sedikit alur. Beberapa tipe bahkan tak punya alur pada bagian bannya. Sesuai namanya, tipe ban ini digunakan untuk jalanan yang kering.

 

Tipe yang kedua adalah tipe ban basah (wet). Tipe ban ini punya banyak alur yang tujuannya membuang air saat ban motor melewati jalanan yang basah. Tipe ban ini punya potensi untuk habis atau disebut disebut “gundul” jika ban sering digunakan di jalanan kering.

 

Tipe yang ketiga adalah ban kering dan basah (wet dry). Ban tipe ini banyak digunakan di Indonesia sehuibungan dengan iklim Indonesia yang tropis. Anda harus mengenal tipe ban ini dan menyesuaikan juga dengan kondisi jalanan yang akan Anda lalui. Untuk membedkan ketiga ban ini, Anda bisa lihat tulisan pada bagian ban yakni: wet, dry, dan wet dry.

 

  1. Ban Tube dan Tubeless

 

Ada juga tipe ban yang didasarkan pada bahannya. Tipe ban ini yakni tipe ban tubeless dan tipe ban tube atau biasa. Tipe ban tubeless adaah tipe ban yang tak membutuhkan ban dalam. Biasanya bahannya tebal dan hanya bisa digunakan pada tipe velg casting wheel. Umumnya digunakan pada motor sport tapi motor metic dan motor bebek biasa yang menggunakan casting wheel banyak yang pakai ban tubeless.

 

Tipe kedua adalah ban tube atau ban biasa. Tipe ban ini digunakan untuk velg jari-jari dan tidak bisa digunakan apda tipe velg casting wheel. Tipe ban ini punya ban dalam. Kualtias bahannya sedikit di bawah ban tubeless.

 

Nah, jika velg motor Anda masih menggunakan velg jari-jari atau konvensional tentu Anda tidak bisa memakai ban tubeless. Tapi jika velg Anda memakai velg casting wheel atau velg CW, Anda bisa bebas memilih ban tubeless atau ban tube.

 

  1. Menyesuaikan Ukuran Ban

 

Ban motor punya banyak ukuran. Satu tipe jenis motor akan memiliki ukuran yang berbeda dengan tipe motor lain. Misalnya ban pada motor metic berbeda ukurannya dengan ban pada motor biasa. Pada motor metic umumnya tipe ban yang digunakan adalah 80/90 dan 90/90. Sementara pada tipe motor ban biasa adalah 70/90 dan 80/90.

 

Jika Anda hendak ganti ban, sebaiknya perhatikan angka ukuran pada ban yang diganti sebelumnya. Samakan ukuran dengan tipe ban sebelumnya.

 

  1.  Tahun Pembuatan Ban

 

Tahun pembuatan ban juga bisa jadi harus Anda perhatikan. Anda bisa mengecek tahun pembuatan pada 4 angka kode. Contohnya adalah 1015. Kode tersebut berarti  ban dibuat pada bulan ke-10 dan tahun 15. Angka ini perlu diperhatikan demi kemaslahatan dan keawetan ban motor Anda.

 

  1.  Tujuan Penggunaan Ban

 

Sebaiknya Anda memilih ban sesuai peruntukannya alias tujuan Anda untuk mengganti ban tersebut. Contohnya, ban untuk dipakai sehari-hari buat beraktivitas tentu berbeda jika Anda menggunakan untuk touring. Karena itu, kembali perhatikan tujuan pergantian ban ini untuk apa.

 

  1.  Penggunaan Ban Telapak Sedang

 

Ada tipe ban yang punya telapak kecil. Tipe ban ini tidak begitu menyedot tenaga mesin tapi membuat motor lebih lincah. Hanya saja tipe ban ini rentang terpeleset dan rentan pecah. Jika Anda kurang begitu sigap menghadap kejadian di jalanan, sebaiknya tidak usah memakai ban telapak kecil.

 

Gunakanlah ban telapak sedang karena ban ini juga hemat bahan bakar tapi lebih stabil untuk kebutuhan pengendara umum. Jika Anda binung memilih tipe ini, sebaiknya sesuaikan saja dengan ban bawaan pabrikan motor.

 

  1. Sesuaikan Dana

 

Jika pengeluaran Anda terbatas dalam merawat ban, Anda perlu penyesuaan dana. Anda bisa memilih tipe ban biasa mengingat tipe ban tubeless lebih mahal. Hanya saja tipe ban tubeless lebih tahan lama.

 

Selain itu, merek juga berpengaruh pada haga. Ada beberapa tipe ban import yang diklaim lebih tahan lama dan jelas lebih mahal dibanding besutan dalam negeri. Karena itu, lagi-lagi hal ini harus disesuaikan dengan dana dan kebutuhan Anda.

 

Demikilan penjelasan tentang tips memilih ban. Semoga membantu bagi Anda yang berencana mengganti ban dalam waktu dekat.

www.gadaibpkbku.com

Leave A Comment

Call Now Button
WhatsApp us